AsliDomino -Banyak dari kita yang meyakini bahwa makanan manis atau gula dapat mempengaruhi suasana hati atau mood. Ketika stres melanda kita segera memberi asupan gula untuk meningkatkan mood atau biasa disebut sebagai sugar rush.

Makanan manis atau gula memang benar dapat mempengaruhi mood, tetapi dalam hal yang justru negatif. Berikut beberapa efek konsumsi gula terhadap kesehatan mental.

1. Menimbulkan gangguan mood

Alih-alih membantu untuk meningkatkan mood, konsumsi makanan manis atau gula justru membawa dampak negatif pada mood.

Sebuah studi dalam jurnal AGEN POKER ONLINE TERBAIK pada tahun 2019 menjelaskan bahwa karbonhidrat atau gula tidak memiliki efek menguntungkan pada perubahan suasana hati. Konsumsi karbonhidrat justru dapat menimbulkan kelelahan dan menurunkan kewaspadaan.

2. Melemahnya kemampuan menghadapi stres

Makan untuk menghilangkan stres adalah fenomena yang sudah umum, tetapi tidak ada dasar fisiologis untuk perilaku ini.

Konsumsi gula akan mematikan aktivitas di jaringan otak, hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA), yang bertugas mengelola stres, sistem saraf otonom, dan reaktivitas emosional. Jika kita terbiasa mengonsumsi makanan atau minuman manis saat stres kemampuan kita dalam mengelola stres lambat laun akan menurun.

3. Meningkatnya risiko depresi .

Konsumsi gula yang berlebihan memicu ketidakseimbangan bahan kimia otak tertentu. Hal ini dapat mengarah kepada risiko munculnya depresi atau gangguan mental lainnya.

Sebuah studi dalam jurnal Antioxidants pada tahun 2019, menyatakan ada hubungan antara konsumsi gula dan daging terhadap risiko depresi.

4. Munculnya serangan panik

Menurut jurnal AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA
pada tahun 2018, seperti halnya konsumsi alkohol atau narkoba, gula juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kecanduan.

Ketika seseorang sudah lama mengonsumsi gula secara berlebih, tubuhnya akan menunjukkan reaksi putus obat (withdrawal syndrome) ketika memutuskan untuk berhenti.

5. Melemahkan kinerja otak

Sebuah studi dalam jurnal Learning Memory tahun 2015 menemukan bahwa mengonsumsi minuman yang dimaniskan dengan gula tingkat tinggi dapat mengganggu fungsi neurokognitif seperti pengambilan keputusan dan memori.

Konsumsi gula tingkat tinggi dapat mengganggu fungsi kognitif, bahkan tanpa penambahan berat badan yang ekstrim atau asupan energi yang berlebihan.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *