AsliDomino – Menjadi salah satu wewangian paling populer di dunia, parfum dikenal karena aromanya yang kuat dan tahan lama. Perannya cukup esensial bagi sebagian orang karena dapat melengkapi penampilan, menghilangkan bau tak sedap, mencerminkan karakter, hingga membuat pemakainya lebih percaya diri.

Tak jarang, pengguna parfum hanya memilih wewangian berdasarkan jenis aromanya saja, tanpa memperhatikan bahan penyusun lainnya. Mulai dari ekstrak minyak wangi, alkohol, air, dan masih banyak lagi. Padahal konsentrasi bahan-bahan ini sangat berpengaruh terhadap reaksinya pada kulit.

Ketika bahannya tidak cocok, parfum akan memberikan reaksi tersendiri seperti gatal-gatal hingga mual dan sakit kepala. Nah, gejala-gejala tersebut mungkin saja mengindikasikan bahwa kamu memiliki senstivitas atau bahkan indikasi alergi terhadap parfum.

Penasaran apa saja yang menjadi penyebab alergi parfum, gejala, hingga cara pencegahannya? Yuk, simak uraiannya di bawah ini

1. Alergi dan sensitivitas terhadap parfum, serupa tapi tak sama

Alergi Parfum: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya 

Alergi parfum adalah reaksi dalam tubuh yang timbul setelah terjadi kontak dengan bahan-bahan dalam parfum yang bersifat alergen. Namun jangan salah, kondisi ini ternyata berbeda, lho, dengan sensitivitas terhadap parfum.

Perbedaan ini juga dapat dilihat dari lama reaksi yang terjadi antara alergi dengan sensitivitas. Pada alergi biasanya reaksi atau gejala terjadi dengan penundaan sekitar satu hari setelah menggunakan parfum, sementara reaksi iritasi berkembang segera setelah digunakan.

2. Ibu hamil, catat bahan parfum yang harus dihindari berikut!

Alergi Parfum: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya 

Parfum mengandung beberapa bahan kimia alami dan sintetis. Sifat alergen ini biasanya ditemukan dari beberapa bahan kimia sintetis pembuat parfum, bahkan di antaranya ada yang berpotensi menyebabkan gangguan hormon seperti tonalide, dietil ftalat, dan benzyl benzoatdilansir.  beberapa bahan dalam parfum yang perlu diwaspadai, terkhusus bagi ibu hamil atau yang sedang dalam program hamil, di antaranya:

  • Ftalat
  • Stirena
  • Keton Galaxolide dan keton musk lainnya
  • Etilen glikol
  • Asetaldehida
  • Oksibenzon

Paparan zat ftalat yang ditemukan di parfum dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan pernapasan anak-anak. Sedangkan stirena merupakan bahan berbahaya jika masuk ke tubuh karena dapat menjadi racun atau mengganggu sistem reproduksi, penggunaan zat ini biasanya ditemukan pada styrofoam.

3. Gejala alergi parfum

Alergi Parfum: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya 

Dikutip AGEN POKER ONLINE TERBAIK gejala sensitivitas terhadap wewangian sedikit berbeda dengan alergi. Kondisi seperti batuk, bersin-bersin, mata dan hidung berair, hingga sakit kepala dan mual, tergolong sebagai sensitivitas ringan terhadap wewangian. Sementara gejala ringan alergi parfum terdiri dari:

  • Gatal bahkan di lokasi yang tidak timbul ruam atau iritasi
  • Gatal di sekitar mata dan tenggorokan
  • Kulit menjadi kemerahan, bersisik atau kering
  • Lecet hingga mengeluarkan nanah
  • Timbul sensasi seperti terbakar pada kulit
  • Lebih sensitif terhadap sinar matahari

Terdapat juga gejala yang lebih parah, tapi ini sangat jarang terjadi dan bahkan dianggap langka. Di antaranya adalah pembengkakan pada mulut dan kejang anafilaksis. Pembengkakan pada mulut yang juga meliputi bibir dan lidah dapat menyebabkan kesulitan bernapas, makan, atau berbicara.

4. Diagnosis alergi parfum

Alergi Parfum: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya 

Alergi parfum merupakan salah satu penyebab kedua sering terjadinya dermatitis kontak (alergi pada kulit). Diagnosisnya perlu dilakukan oleh dokter melalui sejumlah pertanyaan kepada pasien terkait gejala yang dialami, riwayat kesehatan, pekerjaan, serta obat-obatan topikal yang sedang digunakan.

Kemudian dilakukan pemeriksaan fisik melalui tes alergi dan tes iritasi (ROAT test) untuk melihat reaksi bahan-bahan yang berpotensi menjadi alergen pada kulit. Dalam hal ini, mungkin juga memerlukan tes darah untuk diagnosis lebih lanjut.

5. Bagaimana cara mencegah alergi parfum?

Alergi Parfum: Gejala, Penyebab, dan Cara Mencegahnya 

Mengutip AGEN POKER ONLINE TERBAIK satu-satunya cara mengelola alergi ini adalah dengan menghindari alergen dan mengonsumsi obat jika timbul reaksi tertentu. Untuk menghindari aroma parfum terdapat beberapa tips yang dapat diterapkan, di antaranya:

  • Ketahui dan hindari aroma tertentu pada parfum yang menimbulkan reaksi
  • Hindari lokasi-lokasi dengan aroma tersebut
  • Gunakan kipas agar bau cepat menghilang
  • Gunakan masker jika berada di tempat umum
  • Karena tidak hanya parfum yang mengandung wewangian, usahakan gunakan produk kecantikan seperti kosmetik dengan label fragrance free

Alergi terhadap parfum merupakan kondisi yang cukup umum terjadi. Jika kamu mengalami sejumlah gejala yang disebutkan di atas setelah terpapar wewangian ini, segera konsultasi ke dokter. Dengan begitu, kamu bisa mengetahui perawatan dan pengobatan sesuai dengan seberapa parah efek yang terjadi.

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *