AsliDomino – Dismenorea atau nyeri haid sering dirasakan 1-3 hari sebelum menstruasi dan mereda 2-3 hari setelah menstruasi. Gejala umumnya adalah rasa nyeri disertai kram perut yang cukup intens, sehingga bisa mengganggu aktivitas.

Selain nyeri dan kram, terkadang dismenorea juga diikuti mual, sakit kepala, lesu, dan pusing. Cara paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan mengonsumsi obat pereda nyeri yang banyak dijual bebas. Namun, ada yang bilang konsumsi obat tersebut bisa berbahaya bagi kesehatan organ reproduksi. Benarkah demikian? Simak faktanya berikut ini.

1. Menghambat produksi hormon prostagladin

Hormon prostagladin menjadi salah satu pemicu nyeri haid, yang menyebabkan kontraksi dan peradangan pada otot rahim. Semakin tinggi kadar hormon prostagladin yang diproduksi, semakin parah nyeri yang dirasakan.

2. Konsumsi beberapa hari sebelum periode menstruasi

Kebanyakan perempuan mengonsumsi obat pereda nyeri setelah memasuki periode menstruasi dan merasakan nyeri disertai kram perut yang terlanjur parah. Faktanya, obat pereda nyeri haid bekerja lebih baik jika diminum sebelum nyeri sudah parah.

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK, obat pereda nyeri seperti ibuprofen atau naproxen sodium, dengan dosis teratur yang dimulai sehari sebelum periode menstruasi dapat membantu mengendalikan nyeri haid.

3. Cara menggunakan obat pereda nyeri haid tanpa resep dengan aman

Di apotek dan toko obat terdapat berbagai macam obat pereda nyeri tanpa resep yang bisa dipilih. Sebagian besar obat memiliki dua tipe dasar. Pertama adalah obat NSAID berupa aspirin, ibuprofen, dan naproxen. Kedua adalah asetaminofen.

NSAID dan asetaminofen dapat memengaruhi cara pemrosesan obat lain. Berikut beberapa kombinasi paling umum yang harus dihindari:

  • Aspirin dan NSAID lainnya. Keduanya meningkatkan risiko perdarahan lambung. NSAID juga mengganggu kemampuan anti-pembekuan aspirin.
  • Asetaminofen dan warfarin. Asetaminofen menumpulkan efek anti pembekuan warfarin.
  • NSAID dan pil tekanan darah. NSAID menurunkan efektivitas banyak obat antihipertensi.
4. Obat pereda nyeri yang digunakan secara terus-menerus dapat menyebabkan masalah

Menurut keterangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), berikut ini poin penting lainnya yang perlu diingat:

  • Asetaminofen : Mengonsumsi dosis yang lebih tinggi dari yang direkomendasikan tidak akan memberikan kelegaan lebih dan bisa berbahaya
  • NSAID : Terlalu banyak bisa menyebabkan radang perut. Risiko ini meningkat pada orang yang menggunakan obat pengencer darah yang diresepkan, menggunakan steroid, memiliki riwayat radang perut atau tukak lambung, atau memiliki masalah pendarahan lainnya
5. Pengobatan alternatif untuk meredakan nyeri haid

Untuk mengurangi risiko penggunaan obat pereda nyeri, kamu bisa mencoba alternatif lain yang lebih aman, bahkan sama sekali tidak memiliki efek samping. Melansir AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA selain cukup tidur dan istirahat, hal-hal yang bisa dicoba antara lain:

  • Berolahraga secara teratur. Aktivitas fisik dapat membantu meringankan kram menstruasi bagi sebagian perempuan.
  • Gunakan kompres panas. Berendam di bak mandi air panas atau menggunakan bantal pemanas, botol air panas, atau kompres panas di perut bagian bawah dapat meredakan kram perut saat haid.
  • Konsumsi suplemen makanan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa vitamin E, asam lemak omega-3, vitamin B1 (tiamina), vitamin B6, dan suplemen magnesium dapat mengurangi kram menstruasi.
  • Mengurangi stres. Stres psikologis dapat meningkatkan risiko kram menstruasi dan tingkat keparahannya.
  • Akupunktur. Akupunktur melibatkan memasukkan jarum yang sangat tipis melalui kulit pada titik-titik strategis di tubuh. Beberapa penelitian menemukan bahwa akupunktur dapat membantu meredakan kram menstruasi.
  • Obat herbal. Beberapa produk herbal seperti pycnogenol, adas, atau produk kombinasi dapat meredakan kram menstruasi.

Hindari mengonsumsi obat pereda nyeri haid saat perut kosong. Bila sudah mengonsumsinya tetapi nyeri haid tak kunjung hilang atau makin parah, sebaiknya konsultasi ke dokter karena bisa jadi ada kondisi medis yang mendasarinya.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *