AsliDomino – Sering kali tidur dengan rambut basah selalu dikaitkan dengan sakit flu atau pilek. Nyatanya, ini tidak sepenuhnya benar. Benar kalau kamu lebih mungkin terserang flu saat cuaca dingin. Namun, tidur dengan rambut basah tidak berhubungan dengan cara virus berkembang biak dan menyebar.

Meski tidak terbukti menyebabkan flu, kamu tetap tidak disarankan untuk tidur dalam keadaan rambut masih basah karena dapat menyebabkan gangguan pada kesehatan rambut dan kulit kepala. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

1. Menyebabkan rambut rusak

Tidur dengan rambut basah memengaruhi kesehatan rambut. Bila kamu tidur tanpa mengeringkan rambut terlebih dulu, kamu akan bangun tidur dengan keadaan rambut kusut. Hal ini lama-lama bisa menyebabkan rambut rusak.

2. Sulit menata rambut

Siapa, sih, yang tidak jengkel bangun pada pagi hari dengan kondisi rambut kusut? Dengan kondisi tersebut, menyisir pun mesti berhati-hati.

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK , Olga Gilbert, penata rambut ternama di California, AS, mengatakan bahwa menata rambut yang kusut pada pagi hari akibat tidur dengan rambut basah akan menyulitkan karena kondisinya yang kusut, bergelombang yang tidak rata, lepek, atau tertekuk.

3. Memicu infeksi jamur

Tidur dengan rambut basah bisa meningkatkan risiko berkembangnya infeksi jamur di kulit kepala saat tidur. Jamur, seperti Malassezia, bisa menyebabkan masalah seperti ketombe.

Dengan adanya jamur yang secara alami ada di kulit kepala, bantalmu juga bisa jadi tempat jamur berkembang biak. Jamur menyukai lingkungan yang hangat dan sarung bantal yang basah bisa jadi tempat berkumpulnya jamur.

4. Memunculkan ketombe

Seperti yang disinggung secara singkat di atas, tidur dengan rambut basah bisa menyebabkan kulit kepala berketombe.

Melansir secara khusus rambut dan bantal yang lembap bisa menciptakan lingkungan yang lembap dan hangat, yang mana ini sempurna untuk jamur berkembang biak, terutama jamur yang terkait dengan ketombe. Untuk yang sudah bermasalah dengan ketombe, kondisi tersebut bisa memburuk.

Bila terlanjur tidur dalam keadaan rambut basah, apa yang harus dilakukan?

Misalnya karena ketiduran atau terlalu capek untuk mengeringkan rambut setelah mandi sebelum tidur, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meminimalkan risiko masalah pada rambut dan kulit kepala.

  • Aplikasikan minyak kelapa ke rambut. Laporan dalam AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA menemukan bawah minyak kelapa dapat melindungi rambut yang basah dari kerusakan. Meski begitu, cara ini tidak direkomendasikan bila kamu punya eksem seboroik karena bisa memperburuk kondisi.
  • Pakai kondisioner. Kondisioner dapat membantu mengunci kutikula rambut, mengurangi gesekan, dan membuat rambut lebih mudah diurai. Kondisioner juga sangat berguna untuk orang-orang yang rambutnya diwarnai dengan pewarna kimia.
  • Keringkan dan uraikan rambut yang kusut. Kalau ada waktu sebentar untuk mengeringkan rambut, lakukan. Makin sedikit air di rambut, maka bisa meminimalksn risiko kerusakan. Pastikan untuk mengurai rambut kusut dengan lembut sebelum tidur untuk mencegah ketegangan ekstra pada rambut.
  • Gunakan sarung bantar berbahan sutra. Ada beberapa bukti bahwa tidur dengan sarung batal sutra lebih baik untuk kulit karena tidak terlalu mengering dan lebih sedikit gesekan. Meski belum ada bukti manfaatnya untuk rambut, tetapi permukaan bantal yang lembut bisa membantu meminimalkan kerusakan jika terpaksa tidur dengan rambut basah maupun kering.

Itulah beberapa risiko masalah yang terjadi bila kamu tidur dengan rambut yang basah. Untuk mencegahnya, kalau kamu keramas sebelum tidur, sebaiknya keringkan dengan benar dan sisir dengan lembut untuk mengurai rambut yang kusut. Semoga bermanfaat!

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *