AsliDomino – Di cuaca yang sedang dingin seperti ini, enaknya makan mi instan hangat. Setuju? Agar lebih spesial, tentunya kamu harus menambahkan telur setengah matang di atasnya. Ketika kuning telur dipecahkan hingga meleleh di atas mi, semakin gak sabar pengin makan, deh!

Nah, agar kamu tak bingung lagi, berikut ini penjelasan mengenai konsumsi telur setengah matang. Apakah aman dan sehat untuk tubuh kita? Yuk, simak!

1. Nutrisinya sama, tetapi telur setengah matang rawan terkontaminasi bakteri Salmonella

Jika dilihat dari nilai gizinya, sebenarnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara telur matang, mentah, maupun setengah matang. Ketiganya tetap membawa berbagainutrisi yang baik untuk tubuh, seperti protein, fosfor, selenium, folat, vitamin A, dan vitamin B.

2. Bagaimana telur bisa terkontaminasi Salmonella?

Menurut penjelasan laman AGEN POKER ONLINE TERBAIK
, ada dua alasan kenapa Salmonella bisa mengontaminasi makanan favorit banyak orang tersebut. Pertama, kemungkinan besar induk ayam yang membawa telur terinfeksi bakteri itu. Kemungkinan kedua, telur dikeluarkan dari tubuh ayam dalam kondisi yang tak sehat.

3. Seperti apa gejala yang ditimbulkan oleh infeksi Salmonella?

Kamu mungkin bertanya-tanya, sebenarnya seberbahaya apa infeksi bakteri tersebut? Ada beberapa gejala yang biasa ditimbulkannya, yaitu:

  • Demam tinggi;
  • Nyeri dan kram perut
  • Diare hingga 72 jam setelah mengonsumsi telur yang terkontaminasi;
4. Memasak telur hingga matang adalah cara utama mengurangi risiko infeksi

Cara terbaik yang bisa kita lakukan agar terhindar dari risiko salmonellosis adalah dengan memasak telur hingga benar-benar matang. Bagian putih dan kuningnya harus benar-benar kaku, tidak meleleh ke mana-mana. Ini tidak hanya berlaku untuk telur yang digoreng, tetapi juga telur yang direbus, scrambled, dan berbagai cara masak lainnya.

5. Cara lain yang bisa mengurangi risiko infeksi bakteri Salmonella

Selain memasak telur hingga matang, ada cara lain yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi risiko infeksi salmonellosis. Berikut ini di antaranya:

  • Setelah dibeli, telur sebaiknya langsung dimasukkan ke dalam kulkas untuk mencegah perkembangbiakan Salmonella;
  • Sebaiknya tidak membiarkan telur berada di suhu ruangan lebih dari 2 jam;
  • Sebaiknya konsumsi telur dalam jangka waktu 3 minggu setelah pembelian;
  • Cuci tangan dan peralatan masak setelah melakukan kontak dengan telur yang masih bercangkang;
  • Belilah telur dari toko atau agen yang terpercaya.
6. Lalu bagaimana jika tetap ingin makan telur setengah matang

Penjelasan di atas mungkin membuat tim telur setengah matang sedih. Akan tetapi, ternyata masih ada jalan untuk menikmati hidangan tersebut tanpa khawatir ancaman bakteri Salmonella. Caranya adalah kamu hanya bisa menggunakan telur yang telah dipasteurisasi.AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Proses pasteurisasi dilakukan dengan cara memanaskan telur yang masih bercangkang hanya untuk membunuh bakteri tanpa memengaruhi isinya. Walaupun tergolong jarang, kamu bisa menemukannya di toko swalayan besar maupun marketplace.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *