AsliDomino – Selain andalan bumbu masak, bawang putih juga sudah lama digunakan sebagai obat alami dan manfaatnya bagi tubuh sangat beragam. Lantas, bagaimana bawang putih yang diproses menjadi bawang hitam alias black garlic?

Sebagai informasi, satu tanaman umbi-umbian ini merupakan tanaman hortikultura dengan segudang manfaat. Di antara banyak manfaatnya adalah sebagai obat alami infeksi pernapasan dan untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Sudah banyak penelitian yang telah membuktikan berbagai khasiat bawang putih bagi kesehatan tubuh kita. Kalau sudah dalam bentuk bawang hitam, apakah manfaat tersebut akan berubah atau hilang?

Kesimpulannya, meskipun bawang putih telah diolah menjadi bawang hitam, itu tidak mengurangi sedikit pun manfaatnya. Malah, manfaatnya jadi bertambah! Yuk, simak serba-serbi dan manfaat black garlic untuk kesehatan tubuh kita!

1. Apa, sih, bawang hitam?

5 Manfaat Black Garlic untuk Kesehatan, Tak Sekadar Bawang Putih!

Banyak penelitian yang membuktikan bahwa bawang putih mengandung zat antibakteri yaitu alliin yang disintesis dari asam amino sistein.

Saat ini sudah banyak negara yang mengenal bawang hitam sebagai bahan untuk obat herbal dan campuran masakan, seperti Korea Selatan, Jepang, dan Thailand.

2. Bisakah membuat sendiri black garlic di rumah?

5 Manfaat Black Garlic untuk Kesehatan, Tak Sekadar Bawang Putih!

Meski butuh usaha, tetapi bawang hitam bisa dibuat sendiri di rumah. Mau mencobanya?

Bila kualitasnya bagus, bawang hitam kulitnya tidak hitam gosong dan bawang tidak menyusut.

Terdengar rumit atau tak sabar? Tenang, kini bawang hitam sudah banyak dijual di swalayan, pasar, atau secara online.

3. Perbandingan komponen bawang putih dan bawang hitam

5 Manfaat Black Garlic untuk Kesehatan, Tak Sekadar Bawang Putih!

Bawang putih segar mengandung sekitar 63 persen air, 28 persen karbohidrat (fruktan), 2,3 persen senyawa organosulfur, 2 persen protein (alliinase), 1,2 persen asam amino (arginine), dan 1,5 persen serat.

Bawang putih segar juga mengandung tinggi γ-glutamylcysteines. Senyawa ini dapat dihidrolisis dan dioksidasi menjadi alliin, yang terakumulasi secara alami selama penyimpanan bawang putih pada suhu dingin. Setelah diproses, seperti dipotong, dihancurkan, dikunyah, atau dikeringkan, alliinase dengan cepat melisiskan sitotoksik sistein sulfoksida (alliin) untuk membentuk alkil alkane-tiosulfinat sitotoksik dan berbau seperti allicin.

4. Apa saja manfaat bawang hitam?

5 Manfaat Black Garlic untuk Kesehatan, Tak Sekadar Bawang Putih!

Berdasarkan sebuah studi dalam jurnal BioFactors tahun 2002, dilaporkan bahwa ekstrak bawang hitam terbukti memiliki efek antioksidan, antialergi, antidiabetes, antiinflamasi, hipokolesteromik, hipolipidemia, dan antikarsinogenik.

5. Adakah efek sampingnya?

5 Manfaat Black Garlic untuk Kesehatan, Tak Sekadar Bawang Putih!

Seperti halnya bawang putih biasa, ada kemungkinan bawang hitam bisa mengiritasi saluran pencernaan dan dapat menyebabkan gejala seperti mulas, gas, mual, diare, dan bau badan, terutama bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

Bila mengalami hal-hal di atas setelah mengonsumsi bawang putih maupun bawang hitam, kurangi atau hentikan konsumsinya dan lihat akan gejala masih dirasakan.

Selain itu, beberapa orang juga mungkin mengalami gejala alergi setelah mengonsumsinya. Gejala yang paling sering dilaporkan adalah asma, hidung meler, atau masalah kulit seperti dermatitis.

Bila curiga memiliki alergi bawang putih, hentikan penggunaan dan konsultasikan ke dokter.

Bawang putih juga dapat menurunkan tekanan darah dan meningkatkan risiko perdarahan. Jika kamu sedang mengonsumsi pengencer darah atau obat untuk tekanan darah tinggi, jaga asupan bawang putih atau bawang hitam dalam jumlah sedang untuk menghindari interaksi obat. Amannya, konsultasikan dengan dokter.

Itulah serba-serbi dan manfaat black garlic untuk kesehatan beserta potensi efek sampingnya. Bagaimana, tertarik untuk mengonsumsinya?

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *