AsliDomino -Masyarakat luas mengenal manfaat serat sebatas untuk melancarkan saluran pencernaan, salah satunya mencegah susah buang air besaalias sembelit. Namun, nyatanya manfaat serat lebih dari itu!

Secara fisiologis, serat didefinisikan sebagai karbohidrat yang tidak tercerna oleh enzim pencernaan manusia. Walau tidak tercerna, serat masih bisa diolah dengan cara lain di dalam tubuh, sehingga efek fisiologis dan metaboliknya tergantung dari jenis serat makanan yang kita konsumsi.

Nah, apa saja manfaat lainnya dari serat bagi tubuh selain untuk melancarkan pencernaan? Berikut ulasannya!

1. Memberi rasa kenyang lebih lama

Dengan terbentuknya “gel” di lambung setelah konsumsi serat, akan menyebabkan chyme (bentuk makanan setelah diolah di lambung) yang berasal dari lambung berjalan lambat ke usus halus. Keadaan ini juga akan memperlambat proses pencernaan karena karbohidrat dan lemak yang tertahan di lambung belum dapat dicerna sebelum masuk ke usus halus.

2. Menghambat penyerapan lemak

Serat dalam makanan (terutama serat larut, seperti; pektin, beta glukan, gum serta beberapa hemiselulosa) dapat memengaruhi absorpsi lemak dengan mengikat asam lemak, kolesterol, dan garam empedu di saluran cerna. Nantinya, lemak yang terikat dengan serat tidak bisa diserap dan akan terus ke usus besar untuk diekskresi melalui feses atau didegradasi oleh bakteri usus.AGEN POKER ONLINE TERBAIK

3. Memiliki pengaruh hipoglikemik pada penderita diabetes

Serat juga punya pengaruh, lho, terhadap penyakit diabetes. Hal ini disebabkan karena serat larut seperti pektin dan gum yang memiliki pengaruh dalam menghambat pengosongan lambung serta memperlambat absorbsi zat gizi dengan berat molekul rendah seperti glukosa, sehingga tidak menimbulkan lonjakan glukosa darah yang besar pada penderita diabetes.

4. Sumber makanan bagi bakteri baik di usus

Jangan salah, tubuh kita juga punya mikroflora baik di dalam sistem pencernaan. Bakteri yang terdapat di dalam lumen usus, terutama usus besar, dapat melakukan fermentasi serat menjadi laktat dan asam lemak rantai pendek.

Asam lemak rantai pendek ini kemudian berperan dalam meningkatkan absorpsi air dan sodium di kolon, sebagai sumber energi, dan menimbulkan lingkungan asam di lumen usus. Hal ini bermanfaat untuk detoksifikasi dan meningkatkan volume feses.

5. Menurunkan resiko kanker kolon

Serat memiliki efek proteksi karena dapat menggurangi kadar garam empedu bebas dan turunannya berupa secondary bile acid yang membantu proses karsinogenesis kolon. Serat tak larut, seperti lignin, yang tidak tercerna akan mengikat karsinogen, sehingga meminimalkan kemungkinan interaksi dengan sel mukosa kolon.

Jadi AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA menyimpulkan bahwa
tak hanya untuk mencegah dan mengatasi sembelit, itulah berbagai manfaat penting serat dalam tubuh. Serat banyak terkandung dalam bahan pangan terutama pada sayur dan buah, serta biji-bijian dan kacangan-kacangan. Jadi, pemenuhan konsumsi makanan yang beragam dapat mendukung asupan serat harian kita untuk menjaga kesehatan kita tetap optimal.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *