AsliDomino – Kebutuhan makan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung pada ukuran tubuh, aktivitas, metabolisme, dan masih banyak lagi. Namun, umumnya kalau setelah makan porsi tertentu kamu merasa kenyang, perut tak nyaman, atau celana terasa menyempit, kemungkinan kebutuhan makan sudah tercukupi atau bahkan kamu sudah makan terlalu banyak.

Akan tetapi, sering kali jika kita dihadapkan pada makanan favorit atau makan di restoran prasmanan, kita cenderung memaksakan diri terus makan hingga kekenyangan. Padahal, kebiasaan makan sepuasnya sampai kekenyangan bisa menimbulkan berbagai efek negatif, sehingga perlu diatasi. Apa saja masalah kesehatan yang bisa timbul?

1. Menyebabkan lonjakan gula darah

Melansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK, makan sampai terlalu kenyang dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah karena tubuh mulai memberi kompensasi berlebihan dan memproduksi lebih banyak insulin daripada biasanya, untuk menjaga kadar gula darah pada kisaran yang sehat.

2. Kembung

makan secara berlebihan dapat membebani sistem pencernaan, memicu gas, dan perut kembung. Ini bisa diperparah jika kamu mengonsumsi makanan yang memicu gas, seperti makanan pedas dan berlemak, serta minuman berkarbonasi seperti soda. Kacang-kacangan, sayuran tertentu, dan biji-bijian juga dapat menghasilkan gas, meskipun tidak terlalu sering dimakan.
3. Mengantuk

Setelah makan hingga terlalu kenyang, banyak orang menjadi lesu atau lelah. Ini dapat terjadi karena fenomena yang disebut hipoglikemia reaktif, yaitu ketika gula darah turun tak lama setelah makan besar.

Gula darah rendah biasanya dikaitkan dengan gejala seperti kantuk, lesu, detak jantung cepat, dan sakit kepala.

4. Mual

Saat kamu makan besar dan mulai mencapai batas atas kapasitas perut, kamu mungkin mengalami mual atau gangguan pencernaan. Dalam kasus yang parah, mual ini dapat memicu muntah, yang merupakan cara tubuh untuk mengurangi tekanan perut. Meskipun hal ini dapat diatasi dengan obat, tapi solusi yang terbaik adalah mengatur ukuran porsi makan dan makan lebih lambat.

5. Mengganggu keseimbangan regulasi rasa lapar

Dalam sebuah studi AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA, disebutkan terdapat dua hormon utama yang memengaruhi pengaturan rasa lapar, yaitu grelin yang merangsang nafsu makan dan leptin yang menekan nafsu makan.

Saat kamu tidak makan untuk sementara waktu, tingkat grrelin meningkat. Kemudian, setelah makan, kadar leptin memberi tahu tubuh bahwa kamu sudah kenyang. Akan tetapi, jika kamu terus makan walaupun sebenarnya sudah cukup kenyang, maka keseimbangan ini dapat terganggu.

Itulah beberapa risiko yang bisa terjadi kalau kamu makan sampai kekenyangan. Belum lagi dampak panjang yang mungkin terjadi jika kebiasaan ini terus dibiarkan, seperti obesitas, kadar lemak tubuh, gula darah tinggi, dan sebagainya. Untuk itu, yuk biasakan makan secukupnya, karena apa pun yang berlebihan itu tidak baik.

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *