AsliDomino Kimchi atau kimci adalah hidangan tradisional Korea yang dibuat dari sayuran yang difermentasi. Biasanya kimci dibuat dari sayuran dan bumbu seperti gula, garam, bawang merah, bawang putih, jahe, dan cabai. Sayurannya bisa pakai kubis, lobak, seledri, wortel, mentimun, terung, bayam, daun bawang, rebung, dan sebagainya.

Walaupun biasanya butuh proses fermentasi selama beberapa hari hingga beberapa minggu sebelum disajikan, tetapi kimci juga bisa dimakan segar atau tidak difermentasi. Selain lezat, manfaatnya pun banyak sekali. Apa saja?

1. Padat nutrisi

Pedas dan Segar, Makanan Tradisional Korea Ini Manfaatnya Hebat!

Sebagai contoh, jenis sayuran yang dipakai, yaitu sawi putih, mengandung vitamin A dan C, setidaknya sepuluh jenis mineral, dan lebih dari 34 asam amino.

Mengingat bahan kimci bisa bervariasi, profil nutrisinya bisa berbeda-beda. Dalam porsi satu cangkir, kimci bisa mengandung:

  • Kalori: 23
  • Karbohidrat: 4 gram
  • Protein: 2 gram
  • Lemak: kurang dari 1 gram
  • Serat: 2 gram
  • Sodium: 747 mg
  • Vitamin B6: 16 persen dari angka kecukupan gizi (AKG)
  • Vitamin C: 22 persen dari AKG
  • Vitamin K: 55 persen dari AKG
  • Folat: 20 persen dari AKG
  • Zat besi: 21 persen dari AKG
  • Niasin: 10 persen dari AKG
  • Riboflavin: 24 persen dari AKG

Banyak sayuran hijau yang merupakan sumber baik nutrisi seperti vitamin K dan riboflavin. Karena kimci sering terdiri dari beberapa sayuran hijau, seperti kol, seledri, dan bayam, jadi makanan fermentasi ini adalah sumber yang baik.

Vitamin K berperan dalam banyak fungsi tubuh, termasuk metabolisme tulang dan pembekuan darah, sementara riboflavin membantu meregulasi produksi energi, pertumbuhan sel, dan metabolisme.

Sebagai bonus, proses fermentasi mungkin mengembangkan nutrisi tambahan yang lebih mudah diserap oleh tubuh.

2. Memperkuat sistem kekebalan tubuh

Pedas dan Segar, Makanan Tradisional Korea Ini Manfaatnya Hebat!

Manfaat kimci untuk sistem kekebalan tubuh mungkin berasal dari adanya bakteri Lactobacillus.

Studi dalam AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA menemukan bahwa tikus uji coba yang disuntikkan dengan Lactobacillus plantarumstrain spesifik bakteri yang umum ditemukan dalam kimci dan makanan fermentasi lainnya, memiliki tingkat penanda inflamasi tumor necrosis factor alpha (TNF alpha) yang lebih rendah.

Karena tingkat TNF alpha sering naik selama seseorang sakit atau mengalami infeksi, penurunannya mengindikasikan bahwa sistem imun bekerja secara efisien.

Walaupun temuan di atas terlihat menjanjikan, tetapi penelitian terhadap manusia tetap diperlukan.

3. Mengurangi inflamasi atau peradangan

Pedas dan Segar, Makanan Tradisional Korea Ini Manfaatnya Hebat!

Probiotik dan senyawa aktif dalam kimci dan makanan fermentasi lainnya mungkin bisa melawan peradangan atau inflamasi.

Pada studi terhadap tikus lainnya, ekstrak kimci yang diberikan sebesar 91 mg per pon berat badan (200 mg per kg) setiap hari selama 2 minggu menurunkan tingkat enzim terkait peradangan.

Meski demikian, uji coba terhadap manusia masih dibutuhkan.

4. Dapat memperlambat penuaan atau antiaging

Pedas dan Segar, Makanan Tradisional Korea Ini Manfaatnya Hebat!

Peradangan kronis tidak hanya terkait dengan berbagai penyakit tetapi juga mempercepat proses penuaan. Menariknya, kimci mungkin dapat memperpanjang umur sel dengan memperlambat proses ini.

Akan tetapi, studi tersebut dianggap kurang berkualitas dan butuh penelitian lebih lanjut sebelum kimci bisa direkomendasikan untuk menjadi salah satu perawatan antiaging.

5. Dapat mencegah infeksi jamur

Pedas dan Segar, Makanan Tradisional Korea Ini Manfaatnya Hebat!

Probiotik dan bakteri baik dalam kimci mungkin dapat membantu mencegah infeksi jamur.

Sebagai contoh, infeksi jamur vagina oleh jamur Candida umum terjadi. Karena jamur ini mungkin mengembangkan resistansi terhadap antibiotik, banyak peneliti mencari pengobatan alami.

Studi tabung reaksi dan hewan menemukan kalau beberapa strain Lactobacillus dapat melawan Candida. Satu uji tabung reaksi bahkan menemukan bahwa beberapa strain yang diisolasi dari kimci menunjukkan aktivitas antimikroba terhadap jamur ini.

Lagi-lagi, masih butuh penelitian lebih lanjut.

Di balik kombinasi rasanya yang asam, pedas, dan segar, kimci menyimpan segudang manfaat bagi kesehatan. Kalau lidahmu belum terbiasa dengan makanan tradisional Korea ini, kamu bisa mencampurkannya dengan sajian lain, lo!

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *