BerkahPoker – Mental merupakan salah satu properti penting yang dimiliki oleh manusia secara individu. Sama seperti fisik, mental juga harus dalam keadaan sehat dan sadar agar kualitas kehidupan seseorang tidak terganggu. Persoalannya, ada banyak kasus-kasus kejatuhan dan penyakit mental yang kerap diremehkan dan dipandang sebelah mata, sama seperti psikopat dan sosiopat yang akan dibahas kali ini.

Inilah beberapa fakta ilmiah tentang psikopat dan sosiopat yang harus kamu ketahui. Yuk, disimak!

1. Psikopat dan sosiopat merupakan masalah mental dengan penyebab yang berbeda

Psikopat dan sosiopat merupakan kelainan dan penyakit mental yang berdampak buruk bagi penderitanya dan juga bagi orang lain. Kasus keduanya juga sering dihubungkan dengan tindakan-tindakan ekstrem yang mengarah pada antisocial personality disorders atau ASPD. Meskipun sama-sama menjadi persoalan mental yang negatif, ternyata keduanya berbeda.

Laman AGEN POKER ONLINE mencatat bahwa psikopat cenderung bersifat genetik atau bawaan sejak lahir. Sementara, sosiopat merupakan kelainan mental yang bisa terjadi akibat pengaruh lingkungan. Secara klinis, bisa saja penderita psikopat memiliki cacat atau bentuk fisiologis otak yang berbeda dengan manusia normal pada umumnya.

2. Psikopat lebih sulit untuk dideteksi

psikopat memang lebih sulit untuk dideteksi dan diketahui oleh orang awam. Pasalnya, mereka sangat pandai dalam bergaul. Bahkan, tak jarang mereka memiliki kecerdasan di atas rata-rata orang pada umumnya. Belum lagi ditambah dengan kemampuan mereka yang sangat manipulatif, hal itu membuat siapa pun akan kagum dan terkesima dengan karakter “topeng” yang mereka bawakan.

Sementara, sosiopat bukanlah orang yang mudah bergaul. Mereka yang sosiopat akan menarik diri dari lingkungan dan itu akan ditunjukkan secara ekstrem dan terang-terangan. Verywell Mind dalam lamannya menulis bahwa sosiopat tidak bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan normal dan bahkan sangat sulit untuk membentuk sebuah keluarga normal.

5. Apakah keduanya dapat disembuhkan?

Pada dasarnya, psikopat dan sosiopat sangat sulit untuk disembuhkan. Bahkan, beberapa kalangan dengan tegas menyatakan bahwa psikopat yang bersifat sejati tidak akan bisa untuk disembuhkan, seperti dicatat dalam jurnal sains yang diterbitkan oleh Yale University. Faktanya, memang tidak ada obat yang dapat menciptakan empati. Lagi pula, tak ada obat yang dapat mencegah seseorang menjadi pembunuh berdarah dingin.

Namun, hal tersebut bukan berarti jalan buntu. Pada kasus-kasus tertentu, psikopat dan sosiopat masih dapat ditekan dan bahkan penderita dibuat tidak merugikan orang lain. Pengobatan dan terapi secara medis mungkin merupakan jalan satu-satunya untuk menekan dan sedikit “menormalkan” kondisi mental dari penderita.

Untuk penderita psikopat sejati, kondisi ini memang tidak bisa disembuhkan. Jika ia sudah mulai bertindak agresif dan merugikan lingkungan sekitar, menyerahkan penderita ke rumah sakit khusus kejiwaan (RSJ) adalah salah satu cara terbaik yang bisa dilakukan. Beberapa terapi dalam rehabilitasi medis terbukti dapat menekan mental psikopat supaya tidak agresif meskipun itu tidak menyembuhkan.

Itulah beberapa fakta sains mengenai psikopat dan sosiopat yang wajib kamu ketahui. Ternyata, meskipun sama-sama berbahaya, keduanya sangat berbeda, ya!AGEN POKER ONLINE TERPERCAYA

Agen Poker Terpercaya

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *