AsliDomino – Sebagai negara yang disinari oleh matahari sepanjang tahun, orang Indonesia rata-rata keramas setiap dua hari sekali. Bahkan, kita bisa keramas setiap hari apabila kulit kepala mudah berminyak atau memang sudah jadi kebiasaan.

Ada pula orang yang keramas hanya seminggu dua kali. Hal ini bergantung pada tipe rambut, kulit kepala, dan gaya hidup setiap orang.

Secara ilmiah, berapa hari sekali kita harus keramas? Bagaimana cara keramas yang benar supaya rambutmu sehat? Cari tahu selengkapnya di bawah ini!

1. Sering atau tidaknya keramas berbeda pada setiap orang

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Kita tidak bisa menyamaratakan waktu keramas terbaik untuk semua orang. Pasalnya, setiap orang memiliki tipe rambut dan kulit kepala yang berbeda-beda.Misalnya, waktu keramas orang yang berambut panjang tentu berbeda dengan orang yang berambut pendek. Begitu pula orang yang kulit kepalanya mudah berkeringat dan berminyak, tentu perlu lebih sering keramas daripada yang kulit kepalanya kering. Orang yang sering beraktivitas di luar ruangan juga harus keramas lebih sering.

2. Bagaimana cara kerja sampo?

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang MemengaruhinyaPenasaran, bagaimana sih cara kerja sampo? Sampo bekerja dengan cara menjebak minyak, lalu dibuang dengan membilas air di rambut hingga bersih. Akan tetapi, jika kamu melakukannya terlalu sering, maka rambut akan mudah kering dan rentan rusak.

Sebum ialah minyak alami yang dihasilkan oleh rambut. Sementara, sampo adalah emulsi yang bertugas untuk menangkap dan menjebak sisa kotoran, minyak dan residu produk. Bukan hanya membersihkan, sampo juga melembapkan serta melindungi rambut dan kulit kepala.

3. Beberapa orang perlu sering-sering keramas

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Menurut para ahli, ada beberapa orang yang perlu keramas setiap hari, misalnya orang yang memiliki rambut yang sangat halus, orang yang tinggal di tempat yang sangat lembap, hingga orang yang banyak berolahraga, beraktivitas fisik dan berkeringat.

Apabila kulit kepala kita berminyak, mencuci rambut setiap hari itu wajib. Jika tidak, minyak akan membuat rambut terasa lepek dan mendorong keinginan untuk menggaruk kulit kepala. Apalagi, bagi kita yang memakai hijab atau penutup kepala, kulit kepala akan lebih cepat berkeringat karena sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik.

4. Sementara, beberapa orang lainnya tidak perlu sering-sering mencuci rambut

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Berbanding terbalik dengan poin sebelumnya, ada orang-orang tertentu yang tidak disarankan terlalu sering keramas. Seperti orang yang memiliki rambut tebal, kulit kepala kering dan orang yang berambut keriting. Mengapa demikian?

Orang yang berambut lurus, minyak dari kulit kepala akan lebih mudah mencapai ujung rambut. Sementara, orang yang berambut bergelombang dan keriting justru lebih lama, karena minyak butuh waktu untuk sampai ke ujung rambut.

Bahkan, orang yang berambut Afro disarankan untuk mencuci rambut setiap 7-10 hari sekali! Lama juga, ya?

5. Jarang keramas bisa meningkatkan kualitas rambut?

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Di negara-negara Barat, sekarang sedang masif gerakan untuk tidak memakai sampo. Menurut mereka, bahan kimia yang ada di dalam sampo bisa merusak rambut. Kini, semakin banyak orang yang beralih memakai bahan tradisional untuk mencuci rambut, seperti air, cuka sari apel hingga baking soda.

Dengan bahan alami ini, kita akan terhindar dari kerusakan yang disebabkan oleh sampo.apabila kita keramas tanpa memakai sampo, rambut akan lebih tebal dan bertekstur lebih baik. Selain itu, kulit kepala akan menghasilkan minyak dalam jumlah yang normal dan tidak berlebihan.

6. Apakah efeknya sama jika kita memakai sampo kering?

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Bagi sebagian orang yang tidak punya banyak waktu untuk keramas dan mengeringkan rambut, mereka memilih memakai dry shampoo. Cukup semprotkan secukupnya ke rambut lalu usap secara merata.

Sampo yang berbahan dasar alkohol ini diklaim bisa menghilangkan minyak di rambut. Namun, apakah produk ini aman?

Selain itu, dry shampoo bisa membuat rambut kering, rapuh, mudah patah, dan rusak. Ternyata, rambut tetap perlu dibilas!

7. Intinya, sesuaikan dengan kondisi rambut dan kulit kepala masing-masing, ya!

Seberapa Sering Kamu Harus Keramas? Ini Hal-hal yang Memengaruhinya

Metode apa pun yang kamu pakai untuk membersihkan rambut, kembali lagi pada preferensimu. Entah itu memakai sampo, bahan alami, atau sampo kering. Begitu pula dengan sesering apa kamu keramas.

Yang jelas, sesuaikan dengan kondisi rambut dan kulit kepala kita, ya! Tidak perlu menerapkan standar orang lain, padahal itu tidak cocok dengan kondisi kita.

Untuk menjadi patokan, rambut yang tipis, lurus dan mempunyai kulit kepala berminyak perlu keramas setiap hari. Sementara, rambut yang lebih lebat, keriting, dan berkulit kepala kering, kamu bisa keramas 2-3 hari sekali. Khusus untuk pemilik rambut Afro alias keriting kecil-kecil, kamu bisa keramas setiap 7-10 hari sekali.

Nah, itulah jawaban tentang seberapa sering kita harus keramas. Kini, kamu tahu apa yang terbaik untuk rambutmu!

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *