AsliDomino – Di masa kini, merasa enggan memulai hari tanpa menyeruput secangkir kopi adalah hal yang sangat lazim bagi sebagian orang. Tidak sedikit pula orang merasa kurang lengkap jika beraktivitas tanpa ditemani kopi.

Akan tetapi, segala sesuatu yang berlebihan selalu tidak baik. Hukum alam tersebut rupanya juga berlaku bagi tren ngopi. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi secara berlebihan dapat menyebabkan pengecilan volume otak dan meningkatkan risiko terkena demensia. Yuk, simak penjelasannya!

1. Tren ngopi yang sudah menjadi gaya hidup

Konsumsi Kopi Berlebihan Bisa Sebabkan Volume Otak Mengecil

Kopi kini diminum bukan hanya sebagai teman begadang atau teman makan gorengan, tetapi lebih untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup masyarakat modern. Bagi anak muda maupun orang tua, berbagai kegiatan seperti berdiskusi, rapat, bekerja, belajar, atau nongkrong rasanya tidak lengkap jika tidak ditemani dengan secangkir kopi.

Fenomena tersebut juga didukung dengan semakin menjamurnya kedai kopi baik di perkotaan maupun pedesaan. Kopi dipercaya dapat meningkatkan suasana hati dan konsentrasi.

2. Kafein sebagai stimulan otak

Konsumsi Kopi Berlebihan Bisa Sebabkan Volume Otak Mengecil

Kafein, zat utama yang terkandung di dalam kopi dapat berfungsi sebagai stimulan sistem saraf pusat, terutama otak. Karena memiliki struktur yang mirip dengan adenosin, kafein dapat berikatan dengan reseptor adenosin yang berada di otak.

Hal tersebut memicu kelenjar adrenal ginjal untuk mengeluarkan katekolamin, suatu molekul kimia yang mentransfer sinyal antar sel saraf untuk mempengaruhi fungsi kognitif, motorik, dan emosional tubuh.

3. Konsumsi kopi berlebihan dapat mempengaruhi volume otak

Konsumsi Kopi Berlebihan Bisa Sebabkan Volume Otak Mengecil

Meskipun kopi memiliki banyak manfaat bagi tubuh karena kandungan kafeinnya,  Menurut riset mengonsumsi kopi lebih dari enam cangkir sehari berasosiasi dengan penurunan volume total otak serta peningkatkan risiko terkena demensia.

Walaupun mekanismenya belum diketahui secara pasti, terdapat suatu teori yang menunjukkan bahwa ikatan antagonis antara kafein dengan reseptor adenosin dapat menginisiasi perubahan struktur mossy fibers (akson dari sel granula otak) dan sel piramida otak, sehingga menyebabkan perubahan volume total otak.

4. Mengenal bahaya penyakit demensia

Konsumsi Kopi Berlebihan Bisa Sebabkan Volume Otak Mengecil

Meskipun paling banyak dijumpai pada orang lanjut usia, demensia bukan merupakan bagian dari tanda penuaan yang normal. gejala di tahap awal demensia adalah mudah lupa, termasuk bingung dengan waktu dan tempat. Sementara itu, gejala di tahap akhir demensia sudah mengarah pada kesulitan mengenali orang lain, kesulitan berjalan, serta terdapat perubahan perilaku menjadi lebih agresi.

Demensia bukan hanya dapat mempengaruhi penderitanya dari segi fisik, psikologi, sosial, dan ekonomi, tetapi juga memiliki dampak negatif bagi pengasuhnya, keluarganya, dan lingkungan sosialnya.

5. Cara ngopi yang aman dan sehat

Konsumsi Kopi Berlebihan Bisa Sebabkan Volume Otak Mengecil

Dilansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK telah memberikan tips untuk menikmati kopi secara aman dan sehat sebagai bagian dari gaya hidup.

Menurutnya, menemukan keseimbangan antara apa yang kita minum dengan apa yang baik untuk kesehatan adalah hal terpenting. Mengonsumsi secangkir atau dua cangkir kopi per hari umumnya masih terbilang aman. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya menjaga hidrasi tubuh dengan banyak meminum air putih.

Pada dasarnya, tidak ada yang salah dari tren ngopi yang saat ini sedang digandrungi karena kopi juga terbukti memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Akan tetapi, mengonsumsi kopi sewajarnya sembari menerapkan pola hidup sehat adalah dua hal yang tidak boleh dilupakan ketika mengikuti tren ini.

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *