AsliDomino – Pernahkah kamu merasa lelah dan dipenuhi perasaan tidak menyenangkan ketika menggunakan medial sosial? Makin kamu melakukan scrolling di media sosial, justru makin jengkel dan jenuh kamu dibuatnya.

Bila itu yang kamu rasakan, mungkin itu saatnya untuk melakukan puasa media sosial. Rehat sejenak dari media sosial bisa membawa banyak manfaat, lo. Apa saja? Simak informasinya berikut ini.

1. Dampak media sosial

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Kehidupan manusia pada erat ini tak bisa dipisahkan dari media sosial. Terlebih lagi, situasi pandemik mengharuskan manusia menggunakan cara lain untuk berkomunikasi, yakni komunikasi jarak jauh.

Media sosial merupakan salah satu sarana untuk tetap menjalin komunikasi yang. Namun, di sisi lain media sosial juga dapat memberi dampak buruk bila penggunaannya berlebihan.

Penggunaan platform media sosial yang berkepanjangan mungkin terkait dengan tanda dan gejala negatif depresi, kecemasan, dan stres. Media sosial juga dapat menimbulkan banyak tekanan untuk menciptakan pola pikir yang membuat seseorang ingin dilihat orang lain, serta keinginan untuk menjadi populer seperti orang lain.

2. Sebetulnya, apa itu puasa media sosial?

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Definisi puasa itu sendiri adalah menahan diri. Jadi, puasa media sosial berarti tindakan untuk menahan diri atau menghentikan penggunaannya dalam jangka waktu tertentu. Jangka waktunya ditentukan sendiri oleh masing-masing individu.

Nah, detoks atau puasa media sosial menjadi penting untuk mengembalikan rasa bahagia tersebut. Sebab, jeda yang cukup akan menimbulkan rasa rindu untuk kembali menggunakan media sosial.

3. Alasan orang melakukan puasa media sosial

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Biasanya, seseorang melakukan puasa media sosial ketika dirinya sudah memiliki kemampuan untuk mengenali diri. Pada saat seseorang menyadari bahwa dirinya mengalami dampak-dampak negatif dari media sosial, saat itulah orang kemungkinan akan melakukan puasa media sosial.

Beberapa hal lain yang mungkin menjadi alasan orang melakukan puasa media sosial adalah ketika:

  • Media sosial mengurangi waktu kerja yang optimal.
  • Sosial media menjadi bentuk perilaku atau tindakan menunda-nunda pekerjaan (procrastination).
  • Media sosial digunakan untuk penipuan dan sarana menguntungkan diri sendiri. Sebab, media sosial dapat dengan mudah menggunakan akun-akun “hantu” yang tidak dapat dikenali.

4. Seberapa penting kita perlu melakukan puasa media sosial?

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Dokter Santi juga menambahkan bahwa puasa media sosial menjadi penting bila seseorang mengharapkan kembalinya perasaan bahagia saat menggunakan media sosial. Namun, jika media sosial sudah sangat beracun dan membawa lebih banyak dampak negatif bagi seseorang, sebaiknya berhenti saja.

Karenanya, berbagai masalah mental rentan timbul akibat berbagai respons atau komentar negatif di media sosial. Saat inilah puasa media sosial menjadi penting untuk mengurangi berbagai dampak negatifnya.

5. Manfaat atau tujuan puasa media sosial

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Beberapa manfaat atau tujuan melakukan puasa media sosial antara lain adalah mengurangi dampak negatif, mengurangi kecemasan, mengurangi gejala depresi, meningkatkan kesehatan fisik, dan memperbaiki pola hidup menjadi lebih teratur.

Lebih jelasnya, beberapa manfaat tersebut adalah:

  • Memperbaiki hubungan dengan diri sendiri (self-care) dan dengan orang lain (keluarga dan sahabat).
  • Kelelahan, kejenuhan, penat, dan rasa tidak nyaman yang dirasakan di dunia media sosial dapat dikurangi.
  • Memperbaiki relasi. Media sosial dapat mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat. Dengan melakukan detoks atau puasa, kamu dapat membangun relasi dengan orang terdekatmu yang sebelumnya sering diabaikan.

6. Kapan waktu yang tepat untuk melakukan puasa media sosial?

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Sebenarnya tidak ada aturan pasti mengenai kapan kita perlu puasa media sosial. Meski demikian, ada beberapa gejala yang bisa mengindikasikan kamu membutuhkannya.

Dilansir AGEN POKER ONLINE TERBAIK
inilah beberapa tanda dan gejala kamu butuh media sosial:

  • Tidak bisa berhenti membuka media sosial sehingga hal-hal yang penting dilakukan di dunia nyata menjadi terbengkalai.
  • Tidak tahan untuk berkomentar negatif bahkan sampai melakukan ujaran kebencian di media sosial.
  • Perasaan tidak tenang yang disertai dengan rasa iri karena unggahan teman dan orang-orang yang kamu ikuti di media sosial.

7. Beberapa cara melakukan puasa media sosial

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Hal yang penting untuk melakukan puasa media sosial adalah mengumpulkan niat yang sungguh-sungguh.

Pasti banyak yang sudah memberi tips and trick. Tapi, kembali pada pribadi kita cocoknya ngikutin yang mana. Tapi, yang pasti dan yang utama kita harus punya niat. Karena, kalau kita (lakukan) cuma karena disuruh, kita curi-curi waktu akan gampang. Kemudian, setelah itu kita tinggal pilih deh mau pakai cara yang mana,” dr. Kristiane memberi tips.

8. Cara untuk tetap membina hubungan di masa pandemik meski sedang puasa media sosial

Puasa Media Sosial, Penting untuk Kita Lakukan atau Tidak?

Komunikasi adalah salah satu kebutuhan yang harus dipenuhi oleh manusia. Di masa pandemik seperti ini, sebagian besar komunikasi dan relasi dilakukan secara daring. Meski begitu, puasa media sosial juga masih memungkinkan dengan cara komunikasi efektif dan tidak berlebihan.

Puasa media sosial bukanlah berarti puasa berkomunikasi secara daring. Sebab, komunikasi merupakan salah satu kebutuhan krusial bagi manusia. Dengan demikian, puasa media sosial dapat memiliki arti untuk lebih menyesuaikan pemilihan komunikasi yang lebih baik.

 

By ichigo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *